Warungdowo –Pemerintah
Provinsi Jawa Timur melalui Program Desa Berdaya Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Desa mengeluarkan anggaran Rp100 juta sebagai bentuk penghargaan
kepada 151 desa mandiri. Desa Warungdowo merupakan salah satu desa yang
terpilih menerima bantuan anggaran ini. Bantuan ini difokuskan untuk pemulihan
ekonomi masyarakat desa di tengah pandemi COVID-19 Penghargaan ini merupakan stimulan
untuk dapat menampilkan kinerja kemandirian desa, khususnya dalam rangka
menggerakkan kembali perekonomian di masa pandemi.
Muhamad Faidi Rahman selaku pendamping lokal desa menjelaskan,
Program Desa Berdaya terfokus pada empat kegiatan. Pertama, menumbuhkan inovasi
yang mampu menggerakkan perekonomian desa berbasis potensi dan sumber daya
secara kreatif dan berkelanjutan. Kedua, memunculkan ikon desa yang khas
melalui economic branding berbasis inovasi. Berikutnya, mengoptimalkan
penggunaan Dana Desa untuk mendorong pertumbuhan ikon desa yang berdampak
pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa, dan terakhir,
menciptakan praktik keteladanan sehingga menjadi sumber inspirasi.
Sementara itu Kepala Desa Warungdowo, Muhammad Muslik berharap
dengan adanyan anggaran Desa Berdaya ini bisa meningkatkan PAD Desa dan
meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
“Dengan adanya program Desa Berdaya, desa akan membuat sarana
wisata yang bisa dinikmati warga Desa Warungdowo dan sekitarnya. Kita akan
membuat sarana wisata ikan berupa sarana terapi ikan, aquarium ikan hias dan
tentunya ada tempat santai berupa cafe. Nantinya cafe ini berkonsep terapi
ikan, jadi pengunjung cafe bisa menikmati hidangan dengan bersantai di kolam
terapi ikan,” jelas Kades saat membuka rapat pra pelaksanaan Program Desa
Berdaya 2021 pada Kamis, 14 Oktober 2021 di Balai Desa Warungdowo. (Ed)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar