Warungdowo –
Pengobatan alami dari tumbuhan telah
mulai dikenal luas oleh masyarakat. Hal ini seiring dengan munculnya
kesadaran masyarakat akan bahaya bahan kimia bagi tubuh. Berbagai jenis tanaman
telah diketahui memiliki berbagai manfaat yang bisa membantu menjaga kesehatan
bahkan menyembuhkan penyakit.
Pelatihan Budidaya Tanaman Obat
(TOGA) merupakan kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Desa Warungdowo
Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan untuk lebih memasyarakatkan pemanfaatan TOGA
di masyarakat desa Warungdowo.
Pelatihan Budidaya TOGA
dilaksanakan pada tanggal 13 oktober 2021 di Balai Desa Warungdowo.
Materi tentang berbagai jenis
TOGA dan cara pemanfaatannya disampaikan oleh Budi Sulistyo, yang merupakan Pemerhati
dan Pegiat Tanaman Obat di Desa Warungdowo..
Sesi penyampaian materi berisi
pengenalan dan refresment pengetahuan jenis tanaman obat unggulan yang ada di Warungdowo.
Jenis tanaman yang terpilih antara lain jahe merah, jahe putih, kunir, serai merah
dan sebagainya.
Selain materi tentang tanaman
obat, pelatihan ini juga mengenalkan tentang jenis tanaman buah. Materi
mengenai Tambulapot (Tanaman buah dalam pot) disampaikan oleh Muhammad Toyyib
selaku Trainer Pertanian di Kabupaten Pasuruan. Menurut pria yang disapa Bang
Toyib ini, tambulapot bisa dilakukan siapa saja, termasuk buat warga yang tidak
punya lahan luas untuk bercocok tanam, terutama warga yang tinggal di
perkotaan. Kita juga tidak perlu
khawatir tanaman akan merusak pagar atau bangunan di sekitarnya karena tanaman
buah hanya tumbuh di dalam pot. Tidak hanya membutuhkan lahan yang sedikit,
tabulampot juga bisa dipindah-pindah dengan mudah, pecinta tanaman ini bisa
memindahkan pot sesuka hati tanpa harus khawatir merusak tanaman.
“ Tapi ingat, letakkan
tabulampot di tempat dengan paparan cahaya matahari cukup,” tegas Bang Toyib.
Kepala
Desa Warungdow, Muhammad Muslik dalam
sambutannya berjanji akan memberikan
banatuan bibit tanaman obat dan tanaman buah gratis kepada warga untuk nantinya
ditanam masing-masing rumah warga.
“ Yang
penting punya niat dulu untuk menanam, pasti kedepan akan semakin banyak warga
yang peduli terhadap lingkungan dan
kesehatan dengan menanam tanaman obat-obatan,” urai Kades Warungdowo.
Di
akhir acara, Kepala Desa Warungdowo memberikan bibit jahe merah secara simbolis
kepada peserta pelatihan. Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan
budidaya tanaman obat ini. Diharapkan pelatihan ini dapat menambah wawasan dan
ketrampilan warga di Desa Warungdowo dalam budidaya tanaman obat dan buah. (Ed/Wk)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar